Showing posts with label Think Creative. Show all posts
Showing posts with label Think Creative. Show all posts

Saturday, 24 March 2018

Memfasilitasi dan Menstimulus Kreativitas Anak: Day 3

Di hari ke 3 ini stimulus yang dilakukan adalah dengan memberikannya kebebasan bermain dalam batasan aman dan pengawasan yang baik. Kalau sudah begini, rumah menjadi sangat berantakan. Hehehhe.. tapi kata orang-orang, rumah berantakan itu tandanya anak sehat. Asal dirapikan dan kebersihannya selalu terjaga insyaAllah everything is okay :)


#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#level9
#ThinkCreative
#Day3

Friday, 23 March 2018

Memfasilitasi dan Menstimulus Kreativitas Anak: Day 2

Menstimulus kreativitas anak bisa dilakukan dengan cara mengajaknya berimajinasi. Kali ini saya bermain tebak-tebakan yang dengan Afifa tentang buah-buahan.

M: “Buah apa yang luarnya kuning, dalamnya putih? Rasanya manis, Afifa suka..”
A: “Pisang..” 
M: “Betul.. sekarang Afifa.”
A: “Buah apa yang luarnya hijau dalamnya merah..”
M: “Apa ya??”
A: “Tembikai..” (semangka)
M: “Oh iya betul Afifa..”
Tebak-tebakan pun mengalir, saya melihat Afifa semakin banyak mengeluarkan pertanyaan-pertanyaan yang semakin mengasah ide dan kemampuan berpikirnya.

#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#level9
#ThinkCreative
#Day2

Thursday, 22 March 2018

Memfasilitasi dan Menstimulus Kreativitas Anak: Day 1

Game level 9 dimulai.. sebagaimana diskusi sebelumnya, tema game level ini adalah bagaimana kami mendampingi anak di dalam memfasilitasi dan menstimulus kreativitas anak.

Kreativitas merupakan kemampuan di dalam menemukan ide dan bagaimana mengeksekusi ide tersebut sehingga menjadi satu kesatuan ide yang utuh. To create something, to invent something and to make it real and feasible.

Seperti pada blog sebelumnya ada point penting yang wajib saya kutip:
Kreativitas anak terlihat dari rasa ingin tahunya yang besar, tidak mengenal kata tidak mungkin, dan tidak takut salah. Tapi sayangnya orang tua-lah yang sering melakukan kesalahan sehingga mematikan potensi anak. Orang tua seringkali terlalu protektif pada anak sehingga potensi kreativitas anak terhenti.. bahkan dengan sistem pendidikan yang kurang benar, potensi kreativitas pun ikut tergerus seiring berjalannya waktu.. Naudzubillah.. :”( 

Maka disini terlihat betapa peran orang tua amat krusial di dalam mendampingi anak mengasah potensi kreativitas yang ada di dalam dirinya. 

Kami diminta untuk membersamai, memerhatikan, dan menstimulus anak sehingga potensi kreativitas mereka dapat terfasilitasi dan terawat dengan baik.

Nah kira2 bagaimana ya?
Saya masih berpikir dan membaca literatur terkait hal ini. 

#Tantangan10hari
#KuliahBunsayIIP
#level9
#thinkcreative