Thursday, 12 July 2018

Keluarga Multimedia Day 7: Review Channel Youtube “Yulia Baltschun”

Akhir-akhir ini saya sedang tertarik mengumpulkan informasi terkait kesehatan, diet, nutrisi, program hamil, kecantikan, dan info-info kesehatan lainnya.

Sejujurnya saya adalah tipe orang yang dari kecil sudah gendut. Hehehe.. jadi di antara teman-teman saya, saya termasuk yang gendut. Ketika saya naik berat badan, langsung ke pipi. Jadi langsung keliatan banget. 

Sebelum menikah, saya diet dengan dibantu oleh dokter ahli gizi dan nutrisi. Karena saya gak mau diet yang dapat memberikan efek buruk jangka panjang. Jadi selama kurang lebih 5 bulan diet dengan diatur pola makan (iya saya dikasih menu makan pagi, siang dan malam oleh dokter), alhamdulillah Body Mass Index (BMI) masuk ke kategori normal. Memiliki BMI yang normal sangat enak rasanya. Kulit saya jadi lebih bagus, saya jarang cepet capek, engga ngos-ngosan.. badan rasanya ringan banget.

Tapi.. itu semua bertahan sebentar saja. Karena ketika menikah alhamdulillah saya langsung dikasih rezeki hamil. Dan proses hamil serta menyusui hingga 2 tahun membuat saya menjadi tidak mengontrol makanan. Mau apa aja dijabanin.. dan akhirnya bb saya meroket 21 kg dari bb sebelum menikah, dan hanya baru turun beberapa kg saja. Dan tentu saja BMI saya masuk kategori obesitas (meski rendah). Hiks..

Maka saya pun cari-cari informasi baiknya saya diet seperti apa.. jujur kalau harus mengulang diet seperti yang saya lakukan dengan dokter gizi rasanya berat. Pertama berat di ongkos (biayanya) karena harus bertemu setiap sebulan dua kali, saya di KL, beliau di RS Permata Cibubur. Kedua saya juga merasa tersiksa karena menu makanan tersebut no minyak dan no lemak at all.. Rasanya hidup hampa.. 🤣

Tapi disisi lain, saya semakin concern terkait kesehatan karena saya sedang memulai program hamil, dimana asupan makanan harus dijaga. Agar masa subur saya bisa memproduksi ovum dan melakukan pembuahan. Bismillah..

Nah salah satu channel informasi yang saya ikuti akhir-akhir ini adalah channel youtube dari Yulia Baltschun (https://www.youtube.com/channel/UCcMxgjUDR2HxCrgDRCvY1iQ) yang memiliki lebih dari 300 ribu subscribers. 

Kenapa saya mengikuti channel ini? 

Pertama, Ini yang bikin saya jatuh hati, Yulia Baltschun menjelaskan bahwa diet yang benar itu adalah diet yang bisa dilakukan untuk jangka panjang, yang tidak memiliki efek buruk jangka panjang. Artinya diet itu seharusnya bisa dilakukan kapanpun dan dimana pun, menjadi sebuah habit dan lifestyle diri kita. Intinya tubuh kita itu merupakan anugerah dari Allah SWT yang mesti dijaga, jadi diet ekstrim yang membahayakan dan sifatnya temporal harus dihindari. Ia menekankan bahwa berat badan itu bukan “the sole target”. Yang lebih penting adalah “fitness target” alias tujuan fit tubuh kita.

Kedua, dari beberapa video yang pernah saya tonton, Yulia Baltschun ini memiliki referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. Setiap kali posting sesuatu terkait dengan diet dan kesehatan, dia melakukan riset terlebih dahulu. Jadi gak hanya berbekal pengalaman pribadi, tapi juga berlandaskan referensi scientific yang kredibel. Misalnya ketika membahas tentang makanan apa yang harus dimakan agar tubuh bisa langsung, ia jelaskan alkaline food (makanan basa) dan ia me-refer pada buku “The Miracle of Enzyme” karangan Prof. Hiromi Shinya dari Jepang. Video-nya bisa ditonton disini:  https://youtu.be/6yUeRPeoiA0

Ketiga, Yulia pun tidak sembarang menyebut merk sesuatu sebelum benar-benar ia eksperimenkan ke dirinya sendiri. Jadi Yulia selektif dalam meng-endorse atau mempromosikan sesuatu.

Keempat, yang saya suka juga adalah bagaimana Yulia menjelaskan segala sesuatu yang kompleks menjadi mudah. Ia menekankan pada basic-basic umum apa yang harus kita pahami sehingga diet itu menjadi efektif bagi tubuh. Intinya diet adalah terkait kalori masuk dan keluar plus olah raga. Dan kalori yang masuk inilah yang secara bijak harus kita seleksi agar menjadi baik bagi tubuh. Ini ada pembahasannya, jadi bisa cek aja ya channelnya. Yulia pun menekankan pentingnya ketepatan waktu atau kedisiplinan jadwal makan yang kita lakukan, misalnya 4 jam setelah bangun dan 4 jam sebelum tidur. Dan sarapan serta makan malam harus lebih diseleksi lagi asupannya agar metabolisme tubuh bekerja dengan baik. Misalnya saat Sarapan dan makan malam diusahakan jenis karbohidrat yang dimakan adalah jenis karbohidrat complex, bukan simplex, seperti oatmeal, bukannya nasi putih (hiks dalem).

Kelima, I’m so relate with her because she has a cute kid already (https://youtu.be/BEbveebxcPY), jadi gak ada excuse buat saya bahwa emak-emak beranak pun harus segar bugar. Hehehehe.. 

Namun, satu hal yang saya belum bisa relate adalah kebanyakan contoh olah raga yang dicontohkan adalah gym. Karena target Yulia memang memiliki tubuh yang benar-benar membentuk bagus. Dan untuk saat ini saya sepertinya belum bisa ke gym. 

Tapi sejujurnya, saya belum mulai mempraktekan secara konsisten apa yang sudah saya tonton.. terlalu banyak godaannya (terutama godaan dinner). Hiks. Bismillah sehat sehat sehat.. semoga bisa segera memulai diet agar sehat dan bugar. Aamiin..


#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level12
#KeluargaMultimedia
#Day7

Wednesday, 11 July 2018

Keluarga Multimedia Day 6: Review Aplikasi “Halal MUI”

Sebagai ibu rumah tangga, salah 1 tanggung jawab yang besar adalah memastikan bahwa makanan yang dimakan oleh anggota keluarga adalah makanan yang halal dan thayyib. 

Salah satu aplikasi yang bisa kita install untuk membantu kita menshortir produk-produk indonesia apakah telah memiliki sertifikat halal MUI atau tidak adalah “Halal MUI” yang dikeluarkan oleh LPPOM MUI. Tag dari aplikasi ini adalah “search, verify, register”.

Ada empat bagian utama dari aplikasi ini yaitu sebagai berikut. Pertama, “Pencarian”. Di bagian ini kita dapat mencari produk apa yang ingin kita cek status kehalalannya menurut sertifikasi MUI. Ada dua kategori yaitu “nama produk” dan “nama produsen”. Misalnya saya klik nama produk. Lalu saya key-in “Ultra”. Nah nanti semua produk bersertifikasi halal yang ada kata Ultra akan keluar.

Kedua, Direktori Halal. Di bagian ini, aplikasi Halal MUI mengklasifikasi makanan berdasarkan jenisnya. Ada lebih dari 20 kategori makanan seperti “Daging dan Olahan Daging”, “Ikan dan Produk Olahan Ikan”, “Telur, Susu dan Turunannya”, “Restoran”, “Jamu dan Herbal” dan masih banyak lagi. Nah kita tinggal pilih saja kategorinya nanti keluar deh list nama-nama produk bersertifikasi halal.

Ketiga, “news and info” merupakan bagian dari aplikasi yang memuat berita-berita seputar produk halal, LPPOM MUI dan lain sebagainya. Bagian ini merupakan press release dari LPPOM MUI.

Keempat, “Sertifikasi Halal” yaitu berisikan informasi terkait dengan bagaimana cara produsen agar mendapatkan sertifikasi halal MUI. Bagian ini sangat informatif di dalam memberikan step by step cara produsen untuk mendapatkan sertikasi halal untuk produk mereka.

Secara umum aplikasi ini cukup user friendly dalam memberikan informasi produk halal bagi konsumen maupun produsen. Namun kekurangan dari aplikasi ini terkadang cukup lambat di dalam menampilkan produk-produk halal tersebut. Misalnya saya klik kategori “Susu dan Turunannnya”, tapi di layar kosong. Harus berkali-kali refresh, atau keluar dulu. Padahal sinyal handphone saya full. 

Demikian review kali ini. Oh ya sebagai bonus, ini ada tulisan saya bersama suami dan ayah saya di jurnal yang diterbitkan Tazkia terkait kesadaran konsumen akan produk bersertifikat halal MUI. Semoga bermanfaat.



#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level12
#KeluargaMultimedia
#Day6

Keluarga Multimedia Day 5: Review Aplikasi “Zoom”

Salah satu yang saya syukuri dari sikap suami saya adalah izin beliau untuk saya untuk aktif tidak hanya di ranah domestik, tapi juga di ranah publik. Selain sebagai mahasiswa di IIUM, saya pun aktif di beberapa organisasi seperti Forum Komunikasi Muslimah Indonesia di Malaysia (FOKMA).

Dengan aktifnya saya di ranah publik, otomatis menuntut saya untuk melakukan rapat-rapat koordinasi acara. Pernah suatu saat tidak ada titik temu dimana kami bisa bertemu untuk rapat, akhirnya diputuskanlah rapat secara online dengan menggunakan aplikasi Zoom (https://zoom.us/).

Apa itu Zoom?
Zoom adalah aplikasi untuk melakukan teleconference dimana kita dapat dipertemukan. Aplikasi ini dapat didownload di berbagai devices seperti laptop dan handphone.

Ada banyak fasilitas yang ditawarkan oleh aplikasi ini, yaitu zoom meeting, video webinar, zoom rooms dan business IM. Tapi fasilitas yang pernah saya pakai hanya zoom meeting saja.

Perasaan saya sangat puas saat menggunakan aplikasi ini karena aplikasi zoom sangat user friendly. Kita dapat saling melihat teman rapat kita jika kita saling mengaktifkan video masing-masing. Semua orang dapat berbicara dan admin bisa mematikan speaker peserta rapat jika rapat harus difokuskan pada pemimpin rapat.

Sama dengan WIZIQ VC, di Zoom pun ada ruang chatting yang bisa digunakan chat secara tertulis oleh peserta rapat. Dan maksimal peserta dengan video bisa sampai 500 dan maksimal viewers hingga 10.000 orang. 

Selama sinyal dan koneksi internet lancar dan gadget kita fully charged, aplikasi zoom sangat membantu rapat secara online. 

Kekurangan dari aplikasi ini (mungkin sama dengan aplikasi sejenis), adalah adanya tarif yang harus dibayar jika kita ingin menikmati fasilitas secara lengkap dan premium.

Demikian review kali ini. Semoga bermanfaat..

#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level12
#KeluargaMultimedia
#Day5

Monday, 9 July 2018

Keluarga Multimedia Day 4: Review Aplikasi “Mathurat Kubra by DK”

Allah Ta’ala berfirman, “Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan sore.”

“Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS. Al-Ahzab: 42-43). 

“Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di sore hari dan waktu kamu berada di waktu pagi hari” (QS. Ar-Rum:17).

Selain membaca Al-Quran, ada ibadah lain yang sangat dianjurkan yang telah diperintahkan Allah SWT melalui berbagai ayat-Nya maupun sunnah Rasul-Nya yaitu dzikir pagi dan petang. Dzikir pagi dan petang merupakan dzikir yang memiliki dalil yang kuat dan pembacaannya terikat pada waktu.

Salah satu dzikir pagi dan petang yang sering saya baca adalah dzikir al-matsurat yaitu dzikir pagi dan petang sesuai dengan hadist Rasulullah SAW yang disusun oleh Imam Hasan Al-Bana.

Alhamdulillah setelah saya mencari di apple store, ternyata ada aplikasi al-matsurat yang dibuat oleh Desa Kreativ Malaysia (http://desakreativ.com/). Nama aplikasinya adalah “Mathurat Kubra by DK”. Aplikasi ini sesuai untuk software iOS dan berukuran 22.8 MB.

Feature menarik dari aplikasi ini adalah sebagai berikut:

1. Memakai bahasa Arab.

2. Sebagian besar teks Arab dilengkapi terjemahan bahasa Melayu (cukup dipahami oleh kita yang berbahasa Indonesia).

3. Aplikasi ini akan menampilkan dzikir pagi dan petang berdasarkan waktu secara otomatis. Misalnya kita membuka aplikasi ini ba’da Subuh, maka teks yang keluar adalah dzikir pada waktu pagi. Pun sebaliknya untuk sore hari.

Namun ada juga beberapa kekurangan dari aplikasi ini, yaitu sebagai berikut:

1. Terkadang saat kita membuka aplikasinya, tiba-tiba keluar sendiri. Padahal software dan update sudah compatible.

2. Ada sebagian teks bahasa Arab yang tidak ada terjemahan bahasa Melayu-nya. 


Demikian review di hari ke-4 ini. Semoga bermanfaat. Semoga kita menjadikan dzikir pagi dan petang ini sebagai kebutuhan dan gaya hidup kita. Aamiin..


#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level12
#KeluargaMultimedia
#Day4

Keluarga Multimedia Day 3: Review Aplikasi “Quran Majeed”

“..Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi orang yang bertakwa.” (QS. Al Baqarah ayat 2).

 “Sesungguhnya Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan Kitab Alquran dan Allah merendahkan kaum yang lainnya (yang tidak mau membaca, mempelajari dan mengamalkan Alquran).” (HR Bukhari).

Begitu banyak ayat di dalam Al-Quran maupun hadist Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan membaca, memahami, menghayati, serta mengamalkan kitab suci Al-Quran. Al-Quran merupakan mukjizat terbesar sepanjang masa yang pernah Allah turunkan ke muka bumi, karena ia merupakan petunjuk serta bukti cinta Allah SWT kepada umat-Nya agar mendapatkan keselamatan tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat.

Salah satu hal yang saya syukuri dari kemajuan teknologi adalah saat ini kita relatif mudah untuk membaca Al-Quran, kapan pun dan dimanapun, tapi mesti harus berat-berat kita membawa Al-Quran secara fisik, yaitu melalui aplikasi Al-Quran yang ada di iphone saya.

Nah kali ini saya akan mereview aplikasi Quran Majeed yaitu sebuah aplikasi Al-Quran produksi Pakistan (www.pakdata.com). Sebagai informasi saya sudah men-download aplikasi ini sejak 2 Agustus 2017. Dan saya juga mendownload dua aplikasi Quran yang mirip dan merasa bahwa aplikasi Quran Majeed ini yang paling representatif menjawab semua kebutuhan saya sebagai muslimah.
Dan sebagai self-claim dari aplikasi ini adalah bahwa aplikasi ini telah diproof-read oleh ulama. Jadi insyaAllah tidak diragukan kesahihannya. 

Pertama dari segi size, aplikasi ini memakai sekitar 168MB. Meski cukup besar, tapi aplikasi ini memiliki fitur yang sangat lengkap.

Kedua, dari segi tampilan, ada dua jenis tampilan ketika kita ingin membaca Al-Quran yaitu per-juz seperti Al-Quran yang berbentuk fisik dan per-surat. Kita tinggal memilih saja. Pun dengan hurufnya dapat kita pilih sesuai dengan kenyamanan kita.

Ketiga, dari segi fitur. Begitu banyak kelebihan dari Quran Majeed ini. 
1. Aplikasi ini memiliki keterangan sudah berapa lama kebersamaan kita dengan Al-Quran. Artinya akan terlihat sudah berapa jam engagement kita dengan Al-Quran dari pertama kali kita mendownload aplikasi ini hingga sekarang.
2. Aplikasi ini dilengkapi dengan terjemahaan berbagai bahasa, kita tinggal memilih apakah terjemahannya ingin ditampilkan atau tidak dan dalam bahasa apa. Lebih dari 20 bahasa dapat dipilih.
3. Selain terjemahan, aplikasi ini dilengkapi dengan tafsir dengan beberapa pilihan. Misalnya “English-Usmani” atau “Ibnu Katheer”.
4. Kita pun dapat mendengarkan ayat-ayat suci ini dilantunkan oleh para syeikh seperti Syeikh Mishari Rashid (he’s my fave!!), Syeikh Sudays, Syeikh Saad Al-Ghamdi, dan lain sebagainya. Tentu harus kita download dulu ya Syeikh mana yang ingin kita dengarkan.
5. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur penunjang seperti waktu sholat yang dapat kita pilih apakah menggunakan reminder atau tidak, pakai adzan atau tidak, Penunjuk Kiblat, dan bahkan kita bisa menghadiahi aplikasi ini kepada teman kita yang lain atau bersodakoh jariyah secara elektronik. Keren ya.. :”)
6. Ada pengingat untuk membaca QS Al-Kahfi setiap hari Jumat.

Satu kekurangan aplikasi ini adalah jika kita ingin mendapatkan fasilitas lengkap, maka kita harus membayar sebesar Rp75ribu. Jika ingin versi gratis, sering sekali pop up iklan macam-macam keluar saat kita membacanya, sehingga membuat kita tidak nyaman.

Demikian review di hari ke tiga ini. Semoga Al-Quran dapat kita jadikan sebagai gaya hidup dan bagian yang tidak terpisahkan dalam diri dan hidup kita. Aamiin..

“Allahummarhamna bil Qur’an..” (Ya Allah sayangilah kami dengan Al-Qur’an)

#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level12
#KeluargaMultimedia
#Day3

Sunday, 8 July 2018

Keluarga Multimedia Day 2: Review Aplikasi “7M Workout”

Aplikasi kedua yang ingin saya review adalah 7M Workout. Hihi dari namanya aja udah bisa nebak kan bahwa aplikasi ini terkait dengan kebugaran tubuh alias olah raga. 
Sama seperti aplikasi Flo, aplikasi ini saya install di iphone saya dengan berbekal IG advertisement yang muncul di home saya. Setelah saya cek, kok kayanya (moga-moga) bisa membantu saya agar istiqomah olah raga setiap hari meski sebentar saja (7 menit) dan meski di dalam rumah.

Oke jadi aplikasi ini merupakan aplikasi yang bisa meng-guide kita untuk workout secara mandiri dengan cara memberikan step by step gerakan workout yang dapat kita ikuti. Dan aplikasi ini memang dikhususkan untuk perempuan.

Ada tiga bagian dari aplikasi ini.
Pertama, 19 rangkaian workout yang dapat dipilih sesuai dengan tujuan yang hendak kita capai. Misalnya “HIIT 10” merupakan rangkaian workout selama 10 menit untuk mengeluarkan 124 kalori. HIIT 10 ini terdiri dari 18 jenis exercises misalnya jog in places, jumping jack, butt kick, dan lain-lain. Dan tenang.. kalau kita engga tau gerakannya, di setiap exercise tsb akan ada link youtube yang bisa kita tonton untuk kita pelajari terlebih dahulu. Satu kesan saya ketika pertama kali nyoba rangkaian workout: capeeee.. ternyata memasukan kalori 200 kalori dengan makan indomie lebih mudah daripada membuang 124 kalori saja sodara-sodara 😂

Kedua, workout track. Disini merupakan input data harian kita saat sudah selesai workout. Jadi nanti kita tinggal memasukan jenis rangkaian workout apa yang kita lakukan pada hari itu.

Ketiga, personal health information. Disini tentunya kita meng-input data personal kita terkait kesehatan seperti TB, BB dan lain-lain.

Yang bagus dari aplikasi ini adalah variasi rangkaian workout yang cukup lengkap dan relatif mudah diikuti. Dan aplikasi ini akan mengingatkan kita “hey! It is time to workout” pada jam tertentu secara konsisten setiap hari.

Kekuranganya adalah kita harus siap kuota internet yang mumpuni. Karena untuk mempelajari gerakan-gerakan yang ada, dibutuhkan video youtube untuk mencontohkan gerakan tsb. Kadang link video tsb agak lama, sehingga memakan kuota internet dengan cukup banyak.

Yup sekian review dari saya. Semoga bermanfaat 😘


#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level12
#KeluargaMultimedia
#Day2

Friday, 6 July 2018

Keluarga Multimedia Day 1: Review Aplikasi “Flo”

Tantangan ke-12 dengan tema “Keluarga Multimedia” sudah dimulai. Kali ini materi yang disampaikan menggunakan metode yang berbeda dari yang biasanya.. Alhmdulillah Bunda Septi Peni Wulandari, founder Institut Ibu Profesional, langsung yang menyampaikan materi langsung melalui webinar dengan aplikasi WizIQ dan VC (Virtual Class). Jadi sebanyak 500 peserta kelas Bunsay Batch 2 dari berbagai wilayah baik dalam maupun luar negeri pun hadir untuk mendengar kuliah di level terakhir kelas Bunsay ini.

Sebelum saya memaparkan tugas saya, saya akan merangkum sedikit materi yang Bunda Septi jelaskan hari Rabu yang lalu. Bunda Septi menjelaskan bahwa “Keluarga Multimedia” (KM)merupakan keluarga yang sangat paham teknologi, tau kapan menggunakannya, serta paham bahwa tujuan teknologi adalah untuk membantu hidup. Jadi, KM bukanlah keluarga diperbudak teknologi sehingga kalimat “Gadget mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat” tidak akan terjadi.

Kalimat inilah yang cukup mengetuk kegalauan hati saya selama ini. Selama ini saya memiliki perasaan yang sangaaaat takut akan kemajuan teknologi terutama gagdet yang berkaitan dengan Afifa. Padahal ibarat mata pisau, teknologi ini akan berfungsi membantu ATAU menjerumuskan kita TERGANTUNG dari bagaimana kita memanfaatkannya. Iya kan?

Maka dari itu, perlu dibuat semacam Rules atau aturan main dalam memanfaatkan teknologi di dalam keluarga agar kita dapat menjadi KM sejati. Misalnya pertama, Kita dapat membuat “Gadget free areas” di dalam rumah yang harus dipatuhi oleh semua anggota keluarga. Di meja makan, sebagai contoh, semua anggota keluarga dilarang untuk membuka gadget sehingga moment makan bersama benar-benar dimanfaatkan untuk bonding, mengobrol dan saling menasihati dan menguatkan satu sama lain.

Kedua, pendampingan oleh orang tua dalam membersamai anak saat ber-gadget sangat penting. Disinilah Ibu, Ayah dan anak saling belajar. Kita harus menjadi orang tua yang update atas perkembangan zaman, termasuk teknologi. Maka saat anak memanfaatkan teknologi, orang tua harus ikut mempelajari dan mendampingi mereka agar orang tua “tidak kecolongan” atas efek negatif dari gadget yang mungkin timbul.

Masih banyak lagi yang dibahas oleh Bunda Septi, namun mari kita langsung lompat ke tugas Tantangan 10 hari saja ya :) Kami diminta untuk mempelajari 1 aplikasi/website/teknologi baru setiap hari selama 15 menit. Teknologi ini mencakup teknologi yang dapat membantu peran kita sebagai seorang perempuan, istri dan ibu.

Setelah berpikir selama 1 hari, saya memutuskan untuk me-review sebuah aplikasi yang terkait dengan program masa subur seorang perempuan. Kenapa? Karena sejujurnya, alhamdulillah karena saya sudah submit disertasi untuk sidang, dan Afifa kami rasa sudah siap menerima kehadiran anggota baru di keluarfa kami, maka saya dan suami sepakat untuk memulai program kehamilan kedua. Bismillah..

 Setelah KB spiral saya dilepas pada tanggal 22 Juni 2018 kemarin, bismillah program kehamilan kedua pun dijalankan. Saya pun membaca kembali berbagai informasi terkait persiapan kehamilan dan tepatnya kemarin tanggal 6 Juli 2018, saya melihat rekomendasi dari seorang Selebgram terkait aplikasi yang dapat men-track masa subur dan jadwal menstruasi kita sehingga seorang perempuan dapat memprediksi masa ovulasi yang terjadi. 

Aplikasi ini bernama “FLO”. Saya kemudian meng-install aplikasi ini di handphone saya (iOS). Aplikasi ini cukup user-friendly. Pertama kita diminta untuk mengisikan apa yang menjadi goal kita? Ada dua pilihan yaitu “Get Pregnancy” atau “Track My Period”. Karena target saya adalah program kehamilan maka saya pilih yang pertama.

Kemudian kita memasukan info terkait Hari Pertama Haidh Terakhir (HPHT) jika kita ingat, cycle length (berapa lama jarak antar satu menstruasi ke menstruasi berikutnya) jika kita mengetahui, dan berapa lama  rata-rata periode kita mensturasi jika kita mengetahui.

Lalu kita pun boleh memasukan personal informasi kita seperti tanggal lahir, berat badan, tinggi badan, kebiasaan tidur kita serta symptoms yang kita rasakan secara harian. Misalnya hari itu kita merasa pusing, mood swing, diare, dll. Pun dengan aktivitas hubungan kita bisa diinput misalnya “no have sex”, “have sex” dan lain sebagainya.

Nah nanti akan muncul deh prediksi masa ovulasi kita. Kapan ovulasi dan periode sebelum dan sesudahnya, high change to get pregnant atau low change to get pregnant. Yang saya baca memang sebaiknya suami istri berhubungan di saat masa subur, karena disitulah masa-masa ovulasi terjadi. 

Kita juga nanti bisa memasukan jika kita menstruasi atau sudah hamil. Nanti data tersebut akan diolah sehingga aplikasi kita akan memberi tau informasi terkait dengan masa subur dan kehamilan kita.

Dan yang bagusnya di aplikasi ini ada semacam insight health atau informasi kesehatan terkait program kita. Misalnya saat saya memasukan symptom kurang tidur, mood swing, dan pusing, akan keluar artikel-artikel terkait dengan kondisi kita dan pengaruhnya terhadap program kehamilan kita. 

So far saya cukup puas dengan aplikasi ini. Semoga dengan aplikasi ini memudahkan saya dan suami untuk menjalankan program kehamilan kedua ini. Kami sadar betul semua adalah kehendak Allah SWT, aplikasi ini hanya prediksi yang mungkin bisa benar, bisa juga salah. Tapi tidak salahnya kita berikhtiar karena itupun diingatkan oleh Rasulullah SAW saat ada sahabat yang bertanya apakah harus mengikat keledai saat ia solat ataukah dibiarkan saja kemudian ia bertawakkal? Rasulullah SAW menjawab bahwa sahabat harus mengikat dulu tali keledainya kemudian bertawakkal. Nah artinya ikhtiar secara horizontal harus diusahakan sambil terus berkhusnudzon dan bertawakkal kepada Allah SWT. InsyaAllah :”)

#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#Level12
#KeluargaMultimedia
#Day1