Tuesday, 26 September 2017

Aliran Rasa Game Level 4

Alhamdulillah setelah 17 hari konsisten mengamati dan melaporkan gaya belajar dan bermain Afifa, saya jadi lebih sensitif atas aksi dan reaksi Afifa di dalam menggunakan visualisasinya, auditorinya dan kinestetisnya.

Semuanya memiliki porsi tersendiri. Saya sempat menyimpulkan bahwa Afifa cenderung visual dan auditory, tapi ternyata gaya kinestetisnya pun cukup konsisten ditunjukannya. 

Intinya saya harus terus melakukan pengamatan ini agar Afifa dapat secara optimal menggunakan gayanya sendiri dalam menyerap ilmu dan mengaplikasikannya. Tetap semangat ya Afifa sayangku🙈

Friday, 22 September 2017

Tantangan 10 Hari Game Level 4 Day 17

Finally.. sampai juga di hari ke-17 tantangan 10 hari di dalam mengenal gaya belajar anak. Tadi malam saya baru mulai membaca buku Bunda Sayang dari tim IIP terkait dengan gaya belajar anak.

Jika sebelum ini saya menyimpulkan bahwa kecenderungan dari gaya belajar dan bermain Afifa adalah visual auditory, tapi sebenarnya itu semua belum tentu. Ada gaya kinestetis yang cukup khas dalam dirinya yaitu Afifa akan bisa duduk anteng selama ada kegiatan yang dapat menyibukannya. Jadi intinya adalah bahwa perjalanan saya di dalam mengenal gaya belajar anak masih harus terus dijalankan. Tidak boleh berhenti sampai disini saja. Apalagi usia Afifa yang baru akan tiga tahun, masih banyak peluang di dalam mengobservasi gaya belajarnya. 

Semoga istiqamah ya Afifa, Papa dan Mama :")

#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#Day17

Thursday, 21 September 2017

Tantangan 10 Hari Game Level 4 Day 16

Alhamdulillah abang pertama saya, Dr. Irfan Syauqi Beik datang ke KL karena diundang pada sebuah acara. Tentu saja kami datang menemuinya pada sore harinya setelah Papa Afifa selesai mengajar, dan saya selesai ngampus untuk mengerjakan disertasi saya. 

Sebelum berangkat, kami pun siap-siap. Saya pun memakai gamis hitam dengan bordir tangan berwarna ungu. Karena sedang tidak mood memakai hitam-hitam, saya pun memakai jilbab berwarna ungu.
A: "Mamah itu kerudungnya engga matching.." (sambil menujuk jilbab dan baju saya)
M: "Hahahahhaa oh masa sih? Kan hitam itu matching dengan semua warna.."
A: "iya engga matching. Mama harusnya pake kerudung item lagi yang ini.." (sambil menunjuk jilbab saya yang berwarna hitam)
M: "makasih ya.. tapi Mamah ga mau pakai item-item."
A: "oh.. tapi engga macthing.."
Hehehehehe di situ saya semakin menyadari ketajaman visual Afifa. 
A: "Afifa matching. Bunga-bunganya pink, kerudung Afifa pink.. celana biru.." (ia pakai baju biru donker motif bunga pink, dipadukan dengan jilbab pink dan celana biru donker).
M: "Iyaa Afifa matching."

Sesampainya di hotel, kami pun bertemu dengan Abang saya yang dipanggil "Uwa Ageung" oleh Afifa. Afifa pun sangat bahagia bertemu dengan Uwanya. Kami pun kemudian diajak ke kamar hotel oleh Uwa Ageung. Selama kurang lebih satu jam kami mengobrol, kemudian wa Ageung harus melanjutkan acaranya. Sedangkan kami akan tetap di kamar untuk menikmati hotel. 

Selama di hotel kami menonton acara di TV atau melihat pemandangan di luar kamar. Afifa begitu excited. Ia bercerita semua yang ia lihat. 

Adzan Maghrib pun tiba. Karena saya shaum, maka kami bertiga pun mencari makan di luar hotel. Karena sudah menjelang malam, maka Afifa saya pakaika jaket. Dan ternyata berwarna ungu.
A: "Mamah Afifa sama ya sama Mama dan Papa.. warna ungu.." (dan ternyata memang suami pun sedang memakai baju ungu)
M: "Eh iyaa.. kita matching ya bertiga.."
A: "Iya ya bagus.." 

Hhehehehe begitulah.. saya lihat gaya belajar serta menyimpulkan Afifa secara visual cukup baik. 

#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#Day16

Wednesday, 20 September 2017

Tantangan 10 Hari Game Level 4 Day 15

Buat Afifa, Papanya adalah salah satu manusia favoritnya di dunia ini. Hehehhe.. Seringnya setiap bangun tidur, yang ditanya pertama kali adalah "Papa mana mah? Ngajal ya? Papa kewajiban ya?" (Maksudnya Papa melaksanakan kewajibannya yaitu mengajar). Dan kalau ternyata itu adalah hari libur dimana saat ia bangun pagi bisa langsung bertemu Papanya, wuih supper happy Afifa :")

Dan hari itu kami menunggu Papa Afifa menjemput kami di kampus. Sambil menunggu dijemput, Afifa dengan begitu riang berkomentar semua apa yang dilihatnya di kampus kami. "Mama itu lantainya rusak ya? Itu dibenerin sama Omnya.." katanya.

Saat Papanya menjemput, langsung level keceriaan moodnya meningkat tajam. Selama di mobil ia bercerita tentang banyak hal. Tapi di tengah jalan Afifa perlahan tidak banyak bicara, ternyata dia mengantuk. Akhirnya saat sampai di rumah, Afifa pun di"eyong" Papanya hingga ia tertidur. Papanya pun memposisikan Afifa di atas tempat tidur saat Afifa sudah nyenyak.

Tidak lama setelah menidurkan Afifa, Papa Afifa harus berangkat lagi ke kampus untuk kuliah hingga sekitar pukul 8 malam. Nah saat Afifa terbangun, tidak didapatinya Papanya di rumah, langsung dia menangis sedih.. untungnya hingga Papanya datang, Afifa hanya menunggu sekitar 1 jam dari waktu bangunnya.

Saat Papanya datang, betapa gembiranya Afifa. Saya pun mengamati bagaimana kemampuan belajar dan bermainnya baik secara auditory dan visual cukup tereksplor dengan baik, yaitu dengan dibacakannya buku cerita oleh Papanya. Tidak lama Papanya pun meminta Afifa untuk menceritakan ulang buku tersebut. Dan Afifa cukup baik saat menceritakan apa yang ia dengar dan ia lihat.

#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#Day15

Tantangan 10 Hari Game Level 4 Day 14

Beberapa hal yang saya perhatikan terkait dengan gaya bermain dan belajar Afifa di hari ke-14 ini adalah sebagai berikut:

Auditory
Di perjalanan pulang dari kampus, saya dan suami sedang mengobrol bersama. Kebiasaan Afifa adalah ia selalu ingin 'nimbrung' dan get involved di dalam pembicaraan kami. Suatu saat, Afifa ingin sesuatu saat saya dan suami sedang asyik mengobrol. Tidak sengaja saya sedikit berteriak, "Iya sayang.." kepada Afifa. Meski ada kata sayang tapi disampaikan dengan nada yang tinggi. 
A: "Mama jangan marah donk."
M: "Mamah ga marah sayang."
A: "Tapi tadi Mamah 'iya sayang!' (Sambil menggunakan nada tinggi) bukan 'iya sayang..' (sambil memelankan suaranya)"
M: "Ya ampun iya mama minta maaf ya.. Mama ga marah ko. Mama sayang Afifa."
A: "Afifa sayang Mama."
Disitu saya menilai bahwa Afifa sangat peka sekali dengan perkataan, gaya bicara, picth control, tinggi rendahnya intonasi suara.. huhu.. maafkan Mama sayang..
Dan di kesempatan lain saat ada teman-teman saya datang ke rumah, kami mengobrol, Afifa duduk manis di samping kami. Kemudian ada salah satu dari kami yang berkata "Ar-Rahman.. Ar-Rahiim.." refleks saat mendengar dua Asmaul Husna tsb Afifa langsung bernyanyi "Ya Allah.. Ya Rahman.. Ya Rahiim.. Ya Malik.." dst. Hehehe..

Visual
Karena mendadak saya harus ke kampus, akhirnya hari ini saya membawa Afifa ke kampus. Setelah urusan saya selesai, saya membawa Afifa berjalan-jalan di sekitar kampus. Sepanjang jalan, Afifa benar-benar mengamati dan mengomentari apa yang ia lihat. "Mamah.. itu sungainya coklat ya? Kenapa ya? Mamah.. itu burung-nya ada yang besar ada yang kecil.. mamah.. itu hujannya banyak ya, kena muka Afifa.. mamah.. mamah.." hehehehe..

Kinestetik
Saya perhatikan bahwa jika dibawa ke dalam suatu majelis ilmu, atau dibawa ke restoran, Afifa itu relatif bisa duduk anteng, selama ada kesibukan yang dikerjakannya. Misalnya saat ada pengajian di rumah saya hari ini, Afifa sangat anteng karena sambil bermain boneka. Atau saat di kampus ia bisa duduk anteng di cafe sambil menunggu dijemput Papanya, sambil makan biskuit dan minum youghurt kesukaannya.

#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#Day14

Monday, 18 September 2017

Tantangan 10 Hari Game Level 4 Day 13

Sudah hampir dua minggu lamanya saya mengobservasi gaya bermain (belajar Afifa). Kali ini yang saya lakukan adalah bercerita dan meminta Afifa untuk bercerita dengan menggunakan sebuah alat bantu. Pilihan jatuh kepada mobil-mobilan warna kuning. Afifa meminta saya dulu yang bercerita.
M: "Pada suatu hari, ada seseorang naik mobil warna kuning untuk pergi ke suatu tempat. Ternyata di jalan dia hampir kehabisan bensin. Untungnya ada pom bensin di depan, jadi dia menepi ke pom bensin dan mengisi mobilnya tersebut. Alhamdulillah.. setelah diisikan ia dapat melanjutkan perjalanannya lagi dengan aman dan selamat."
Afifa mendengarkan dan memerhatikan. Ia pun tersenyum puas saat saya selesai bercerita secara singkat itu.
A: "Yeay yeay Mama menang." 
M: "Sekarang Afifa ya yang cerita pakai mobil ini."
A: "Wata harinya (suatu hari), ada mobil kuning. Eh abis bensinnya.. terus isi bensin deh.. terus bisa jalan lagi deh.. yeay yeay Afifa menang."
Haahhahahahahaa kami pun tertawa. Jadi ternyata cerita yang saya berikan diulang olehnya. Tapi disitu saya bisa melihat kemampuan auditory-nya yang cukup baik. Bagaimana ia dapat mengulang kembali apa yang ia dengar.

Setelah game bercerita, Afifa ingin bermain gambar-gambar. Ini pun melatih kreativitasnya dan gaya belajar visualnya. Sret sret sret.. ia pun "menggambar" sesuai dengan imajinasi yang ada di dalam pikirannya.
A: "Udah mah.."
M: "Gambar apa sayang?"
A: "Belalang.."
M: "Masya Allah mantaaap.."
A: "Sekarang Mama bikin kupu-kupu di tangan Afifa."
M: "Nanti kotor tangan Afifa."
A: "Bagus mah. Kaya temen Afifa."
Akhirnya saya pun menggambarkan kupu-kupu di atas punggung tangannya. Saat selesai, matanya berbinar-binar sambil bilang, "Bagus mah.." What a simple form of happiness :")

Selanjutnya permainan lain pun ia lakukan. Kali ini gaya kinestetiknya pun terasah saat ia ingin mengambil mainannya yg terletak cukup tinggi dari jangkauannya, ia tidak menyerah. Ia berpikir bagaimana caranya agar mainan tersebut dapat dijangkaunya. Kemudian ia tumpuk dua buah bantal sebagai pijakannya sehingga membuat badannya lebih tinggi. Dan hap barangnya pun ia dapatkan. Hehehe.. alhamdulillah..

#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#Day13

Sunday, 17 September 2017

Tantangan 10 Hari Game Level 4 Day 12

Hari itu kami ada agenda bulanan bersilaturahim berkumpul bersama dengan tetangga dari Indonesia di daerah Setapak. Di sana Afifa banyak bertemu dengan anak-anak lain yang kebanyakan usianya di atas Afifa. Hanya ada dua anak yang sebaya dengannya.

Saat bermain bersama, saya perhatikan Afifa tidak langsung dapat membaur karena berbedanya usia sehingga ia belum nyambung dengan permainan yang dimainkan oleh abang-abang dan kakak-kakaknya. 

Saya amati Afifa. Yang dia lakukan adalah memperhatikan bagaimana abang-abang dan kakak-kakaknya bermain. Afifa hanya memegang ukulele dan terkadang dia pun bermain kasir-kasiran.

Sesekali Afifa tertawa jika seniornya membuat kelucuan-kelucuan. Atau ia ikut merasa seram saat mereka bermain hantu-hantuan. Tapi Afifa benar-benar hanya menonton. Saat ia dan dua teman sebayanya ingin ikut main, kakak-kakak tsb melarangnya karena mereka menganggap Afifa dan dua orang lain belum nyambung. Wajar lah ya mungkin memang secara sosial ia belum "sekufu" dengan yang lainnya sehingga ada penolakan. Hehhehee.. :D

Sesampainya di rumah, ia pun menceritakan apa yang ia perhatikan. 
A: "Tadi kakak dan abang main hantu."
M: "oh iya.. terus gimana menurut Afifa?"
A: "ih serem.." katanya sambil mengekspresikan wajah takut.
M: "iya ya?"
A: "Afifa main hantu boleh?" (Maksudnya dia ingin bermain seperti apa yang ia lihat di rumah)
M: "Mending main yang lain aja gimana?"
A: "Boneka aja.. tapi Mama sana.." (maksudnya dia ingin bermain sendiri). Heheheeh..

Begitulah. Ternyata dalam kejadian ini, kemampuan Afifa secara visual yaitu mengobservasi dan mengamati cukup baik. Selain itu auditory-nya pun cukup baik. Terbukti dengan ia menceritakan kembali apa yang ia lihat dan ia dengar. Sedangkan kemampuan kinestetiknya tidak dapat tersalurkan dengan seutuhnya karena adanya faktor penolakan lingkungan yang tidak seusia dengannya.


#Tantangan10hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP
#Day12